Categories
News

Live Painting Atau Metaekologi Kedua Bag10

Menonton Live Painting serasa menyaksikan Metaekologi kedua, ketika di bawah sadar Sardono menumpuk pengalaman melukisnya. Pengalaman melukisnya itu sendiri adalah pengalaman ”menari”, menggerakkan otot-otot, melentikkan jari, mengambangkan telapak tangan, menggeser kuda-kuda ketika di tangannya adalah sekaleng cat. Ketika menari, Sardono ”meledakkan energi yang ada di dalam diri”. Dalam hal ini, ia mirip Pollock, yang menganggap melukis adalah ”merepresentasikan gerak dan energi dunia dalam”.

Dalam melukis, Sardono, seperti dikatakannya pada brosur pertunjukan, ”berurusan dengan warna dan lingkungan”. Menurut tafsir saya, bertolak dari melihat sejumlah lukisannya, Sardono lebih—tak berarti tidak ada—menyusun warna dan garis ketimbang berurusan dengan ”energi di dalam diri”. Dan ”menyusun” model Sardono dilakukannya melalui pengalaman menari. Bukankah tubuh memiliki memori juga, yang sewaktu-waktu bisa diundang untuk mengulangnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *