Categories
News

Laporan Utama – Saat Tepat Gunakan Mobil Niaga Part 2

Laporan Utama – Saat Tepat Gunakan Mobil Niaga Part 2

Eva mengaku setiap bulan biaya transportasi yang harus disiapkan sekitar 15% – 20% dari total biaya operasional. Dana tersebut tersedot untuk 12 unit armada yang menjadi ujung tombak bisnisnya. Bagi distributor seperti Eva, keberadaan mobil usaha, menjadi salah satu senjata utama menghadapi persaingan sekaligus melebarkan sayap usahanya. Hanya dengan mobil andal, ia mampu menjaga kelancaran distribusi produk. Sehingga Eva reputasinya di mata principal maupun supplier, tetap terjaga.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Siapa saja kliennya Ia memasok ke berbagai outlet di supermarket. Misalnya Hypermart dan Ramayana. Ada sekitar 1.000 gerai yang dipasok oleh Eva. Pangsa pasarnya merambah hingga ke seluruh gerai supermarket di daerah Riau daratan. “Outlet terjauh di daerah perbatasan Medan berada di Bagan Batu. Sedangkan kios terjauh berada di perbatasan Riau dan Jambi, berlokasi di Tembilahan,” ungkapnya. Jangkauan usaha yang luas hingga ke pelosok kota, membuat Eva harus mampu menentukan pola manajemen transportasi usaha agar berjalan efektif. Salah satunya dengan membangun beberapa depo di berbagai tempat.

Dengan begitu, barang didistribusikan melalui depo. Jadi kendaraan operasional tak selalu hilir- mudik dari kantor pusat ke daerah. Dengan cara seperti ini, biaya bahan bakar dan akomodasi pengemudi bisa diminimalkan. Cukup Belum. Pelaku usaha juga harus memiliki pengalaman lapangan. Hal ini berguna untuk mengantisipasi bila ada sopir nakal yang suka “minum solar”. Untuk mengantisipasi hal itu, Eva harus mengetahui jarak, kondisi jalan, dan kebutuhan solar selama pengiriman, dan mengetahui spesifikasi kendaraan yang dibutuhkan. Dengan cara seperti itu, Eva dapat memastikan biaya operasional yang yang harus diberikan kepada sopir.

Tips meningkatkan efisiensi

Untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM, perlu adanya upaya meningkatkan utilisasi kendaraan. Misalnya dari rata-rata 25 trip per bulan menjadi 35 trip per bulan atau dari 1 trip per hari menjadi 25 trip per hari. Selain itu, perlu upaya mengurangi lead time pengiriman dengan pendekatan pola-pola operasional baru di transportasi. Misalnya, dari day operation menjadi night operation (12 jam operasi menjadi 24 jam operasi per hari).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *